Menu

Ketahui 7 Tips Makan Hemat di Jepang yang Ramah di Dompetmu

0 Comments

Hampir semua orang saat ini memilih Jepang sebagai destinasi wisata mereka. Namun, seperti yang sudah kita ketahui, berwisata ke negeri bunga sakura ini membutuhkan biaya transportasi dan penginapan yang cukup mahal, bukan?

Maka dari itu, kita harus pandai dalam menyiasati pengeluaran yang mungkin akan terjadi selama berada di sana, apalagi untuk urusan makan. Memang sih, makan makanan yang ada di restoran di Jepang sangatlah enak, namun tentunya kamu harus menyiapkan biaya lebih untuk bisa menikmatinya karena harganya yang cukup mahal.

Tapi, jangan sampai karena terlalu terlena untuk makan makanan enak selama di Jepang, hal ini malah membuat uangmu habis dan tidak bisa berkeliling serta belanja di Jepang dengan leluasa, ya! Untuk menyiasatinya, simak tips makan hemat di Jepang yang wajib kamu ketahui agar traveling jadi makin menyenangkan berikut ini.

1. Bawa makanan dari rumah

Cara mudah pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan membawa bahan makanan dari rumah, seperti mie rebus yang nantinya bisa dimasak di penginapan. Bawalah beberapa mie instan (plastik maupun cup) sebagai persediaan makan selama di Jepang dalam koper.

Hal ini bisa membantu kamu untuk menghemat setengah pengeluaran biaya makan di sana. Atau bisa juga dengan membawa lauk yang bisa bertahan lama seperti rendang, kering kentang, atau abon untuk teman makanmu agar tidak terasa hambar dan bisa mengobati rasa kangen tanah air.

2. Beli onigiri di minimarket

Tenang guys, kamu tetap bisa hidup berkat makan makanan yang dijual di minimarket, kok. Contohnya adalah onigiri yang tersedia di beberapa Familymart dan minimarket seperti Lawson atau 7/11 yang dijual sekitar 100-150 yen saja (12-19 ribu rupiah).

Onigiri ini sejenis lemper atau bacang yang berbentuk segitiga dengan balutan nori. Biasanya onigiri terdiri dari berbagai macam isian, mulai dari daging ayam, sapi, ikan, dan sayur.

Selain onigiri, kamu juga bisa menemukan beberapa makanan siap saji lainnya seperti sandwich, roti, dan masih banyak lagi makanan mengenyangkan lainnya. Makanan ini akan sangat menguntungkan, terutama saat makan malam. Hal ini dikarenakan hidangan saat malam akan sangat mahal di Jepang.

3. Waspada dengan vending machine

Jangan heran kalau suatu hari nanti kamu traveling ke Jepang dan menemukan banyak vending machine yang tersedia di tempat umum seperti stasiun misalnya. Namun, dengan banyaknya vending machine yang menawarkan makanan dan minuman ini justru membuat kamu jadi mengeluarkan banyak uang, ya.

Tidak jarang lho justru makanan dan minuman dalam vending machine ini memiliki harga yang cukup mahal. Namun, jika penasaran kamu bisa memilih makanan atau minuman dengan label warna kuning, karena biasanya makanan atau minuman dalam label warna ini dijual dengan harga serba 100 yen saja. So, be smart!

4. Waspada dengan street food di Jepang

Meskipun namanya adalah street food, tidak jarang justru makanan ini memiliki harga yang cukup mahal, biasanya dimulai dari harga 300 yen (36 ribu rupiah) per satuannya. Beberapa street food yang bisa kamu jumpai di sana adalah dango (dumpling), crepes, tempura, takoyaki, dorayaki, dan masih banyak lagi lainnya.

Ingat, sesekali mencoba camilan ini boleh saja, namun jangan sampai melebihi anggaran makanmu, ya!

5. Makan di tempat yang banyak orang lokal

Let’s act like local! Ini juga cara yang harus kamu lakukan saat berada di Jepang untuk menghemat pengeluaran makan. Kebanyakan restoran atau warung makan yang ada di kawasan turis pastinya menjual makanan dengan harga yang cukup tinggi, maka dari itu kamu harus menghindarinya.

Usahakan untuk mengisi perut hingga kenyang sebelum berkunjung ke destinasi wisata, atau bisa juga dengan mengunjungi beberapa restoran lokal yang tentunya akan sedikit lebih murah.

6. Ramen di Jepang

Liburan ke Jepang belum lengkap rasanya kalau belum mencoba ramen, walaupun sebenarnya makanan ini berasal dari negeri Cina. Meskipun begitu, ramen sangat populer di Jepang, sehingga kamu bisa dengan mudah menemukan kedai ramen di sana.

Namun hati-hati, kebanyakan kedai ramen ini menggunakan daging babi dalam setiap menunya. Maka, kamu harus lebih berhati-hati dan jangan lupa bertanya pada sang pelayannya, ya! Untuk harganya sendiri, ramen di Jepang tergolong mahal.

Biasanya, biaya yang harus dikeluarkan untuk sekali makan ramen adalah sekitar 600-1000 yen atau sekitar 72-120 ribu rupiah per mangkuknya tergantung topping yang dipilih.

Selain harga dan kandungan babi, kamu juga perlu tau kalau restoran ramen sangatlah populer, sehingga kamu harus mengantri cukup lama karena banyak orang yang mengunjunginya. Saat berada di dalam kedai pun kamu tidak boleh berlama-lama, karena harus bergantian dengan pengunjung lainnya.

7. Manfaatkan layanan breakfast di penginapan

Inilah hal termudah yang harus kamu manfaatkan sebaik mungkin selama di Jepang. Jika penginapanmu menyediakan layanan sarapan, maka gunakanlah sebaik mungkin. Makan sampai kenyang atau bahkan bisa membawanya sebagai bekal, sehingga selama berjalan-jalan nanti kamu tidak perlu mengeluarkan biaya lebih hanya untuk makan. Gampang, kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *