Menu

11 Tips Bagi Penderita Maag agar Puasanya Lancar

0 Comments

Salah satu penyebab sakit maag adalah pola makan yang nggak teratur. Meski selama berpuasa Ramadhan kamu hanya bisa makan saat sahur dan berbuka setelah bedug, namun nyatanya berpuasa bisa mengatasi sakit maag, tentunya dengan memperhatikan kandungan makan sahur dan berbukanya. Yuk simak tipsnya berikut ini!

  1. Wajib makan sahur!

Salah satu hal penting yang wajib diikuti oleh penderita sakit maag adalah wajib makan sahur. Makan sahur dapat mempertahankan tingkat normal asam lambung dan menghindari kambuhnya sakit maag saat sedang berpuasa. Meskipun perutmu nggak terasa lapar, tapi untuk penderita sakit maag ada baiknya untuk selalu mengkonsumsi makan sahur.

  1. Akhiri waktu sahur, awali waktu berbuka

Memilih waktu sahur juga penting untuk penderita sakit maag. Sangat dianjurkan untuk mengakhiri waktu makan sahur, yaitu menjelang imsak. Sedangkan untuk berbuka puasa, usahakan untuk langsung membatalkan puasa sesaat setelah bedug.

Dengan mengakhiri waktu makan sahur, kamu bisa memperpendek atau mempersingkat waktu berpuasa yang tentunya penting dan berpengaruh untuk para penderita sakit maag, terlebih lagi sakit maag kronis.

  1. Makan sahur dengan kandungan serat dan karbohidrat yang baik

Almond, buah pisang, oatmeal, kentang dan gandum utuh merupakan beberapa contoh makanan dengan kandungan serta yang tinggi yang bagus dikonsumsi untuk makan sahur. Selain itu juga, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi buah Kurma saat waktu puasa, baik saat makan sahur dan waktu berbuka.

Manfaat Kurma dipercaya bisa mempertahankan rasa lapar lebih lama, oleh karena itu sangat baik untuk para penderita sakit maag yang ingin berpuasa sebulan penuh tanpa terganggu dengan sakit maag yang kambuh.

  1. Hindari makan pedas

Salah satu penyebab sakit maag adalah karena mengkonsumsi makan pedas. Selama Ramadhan, usahakan untuk menghindari makanan pedas, baik untuk makan sahur maupun berbuka. Makanan pedas dan juga kandungan lada serta merica yang banyak ini bisa membuat perut iritasi dan juga menurunkan fungsi dinding lambung yang tentunya berbahaya untuk penderita sakit maag kronis.

  1. Hindari mengkonsumsi kopi

Kopi adalah salah satu pantangan bagi penderita sakit maag kronis yang ingin berpuasa. Walaupun kamu sudah terbiasa mengkonsumsi kopi setiap hari, namun usahakan untuk tidak minum kopi setelah makan sahur.

Mengkonsumsi kopi selama hari biasa aja udah bisa mengundang sakit maag kambuh, apalagi saat puasa Ramadhan, hal tersebut bisa mengundang asam lambung meningkat dan mengganggu ibadah puasa Ramadhanmu. Selain kopi, teh dan soda pun juga sangat dianjurkan untuk dijauhi selama bulan Ramadhan karena bisa meningkatkan kinerja asam lambung.

  1. Hindari tidur sesaat setelah makan sahur

Biasanya, tidur singkat setelah makan sahur menjadi aktivitas wajib sebelum kembali memulai kegiatan sehari-hari. Namun, untuk penderita sakit maag, sangat dianjurkan untuk tidak tidur setelah makan sahur karena bisa meningkatkan asam lambung dan membuat mual.

Makanya, untuk penderita sakit maag, terlebih lagi sakit maag kronis disarankan untuk mengakhiri waktu sahur agar bisa langsung memulai beraktivitas tanpa melanjutkan tidur.

  1. Hindari mengkonsumsi makanan yang mengandung gas

Sayuran memang kandungan yang penting untuk setiap santapan. Namun, untuk penderita sakit maag, terlebih lagis sakit maag kronis, kandungan sayuran yang dikonsumsi juga harus diperhatikan.

Hindari sayuran yang memiliki gandungan gas tinggi seperti sawi dan kol yang bisa meningkatkan asam lambung dan membuat sakit maag kambuh. Selain sawi dan kol, nangka dan pisang ambon juga usahakan untuk dihindari.

  1. Hindari makanan berlemak tinggi

Penderita sakit maag harus sangat memperhatikan kandungan makanan yang dicernanya agar tidak memperlambat kerja lambung. Keju, gorengan, kue kering dan juga cokelat bisa memperlambat aktivitas pengosongan lambung yang akhirnya bisa meningkatkan produksi asam lambung.

Karena kamu akan menjalankan puasa Ramadhan dan nggak bisa mengkonsumsi obat maag setiap kali perut terasa sakit di siang hari, usahakan untuk menghindari jenis makanan tersebut selama sebulan ini agar tetap bisa lancar berpuasa.

  1. Penderita sakit maag kronis dianjurkan untuk minum obat maag setelah makan sahur

Bagi penderita sakit maag kronis, untuk menghindari kambuhnya sakit maag saat berpuasa, dianjurkan untuk mengkonsumsi obat maag setelah makan sahur. Pastikan juga kamu udah berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter terpercaya untuk memastikan obat maag tercocok yang bisa kamu konsumsi selama berpuasa.

  1. Makan perlahan

Untuk makan sahur ataupun berbuka saat bedug, penderita sakit maag sangat dianjurkan untuk menyantap makan secara perlahan. Tak perlu banyak, yang penting bertahap. Hal ini penting untuk menghindari peregangan dinding lambung dan menghindari kinerja lambung yang terlalu diforsir.

Untuk makan sahur bisa dimulai dari mengkonsumsi buah kurma, makan oatmeal lalu disusul dengan makan menu utama dengan berjarak agar tidak membuat perut kaget.

Begitu juga saat bedug, usahakan untuk tidak langsung mengisi perut dengan makanan utama karena bisa membuat perut kaget. Setelah bedug, usahakan untuk berbuka dengan yang manis-manis perlahan, misalnya berbuka dengan buah kurma terlebih dahulu untuk mengembalikan kadar gula darah menjadi normal.

  1. Puasa merokok selama Ramadhan

Merokok merupakan salah satu penyebab produksi asam lambung dan gas menjadi berlebih dan menyebabkan kambuhnya sakit maag. Merokok setelah bedug atau berbuka puasa adalah hal yang sangat dilarang bagi penderita sakit maag karena bisa meningkatkan kandungan asam lambung dan bahkan merusak lambung untuk para penderita sakit maag kronis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *